Sutradara: J.J Abrams
Pengisi suara: Joel Courtney (Joe Lamb), Elle Fanning (Alice Dainard), Kyle Chandler (Jackson Lamb), Riley Griffiths (Charles)
Tempat/waktu nonton: film unduhan/ agustus
Pertama kali saya tau film ini gara-gara teaser trailernya yang kebetulan muncul di bioskop. Ketika itu cuma diperlihatkan tabrakan kereta, ‘sesuatu’ yang kuat memukul kereta dari dalam, serta nama J.J Abrams dan Steven Spielberg. Klip nya biasa aja sih, tapi dua nama dibelakangnya cukup menantang dan membuat penasaran. Sayangnya saya sempat skip dan melupakan film ini sejenak sampai tiba-tiba bajakannya sampai di komputer saya.
Joe, Charles, Martin, Cary, Preston, dan Alice adalah sekelompok anak muda 70an yang sedang membuat film zombie. Ketika sedang syuting, mereka menyaksikan sebuah kecelakaan kereta yang sangat luar biasa (tidak masuk akal) dahsyatnya. Namun ternyata kereta itu bukan kereta biasa, dia membawa sesuatu yang berbahaya. Sesuatu yang akan mengubah kota Lillian yang tentram dan damai menjadi kebalikannya.
Jika dibaca dengan gaya narasi feni rose, sinopsis yang saya tulis diatas mungkin sedikit berlebihan dan membuat kalian membayangkan bermacam-macam aksi ‘sesuatu’ itu. Jujur saja awal mendengar kata Super 8 yang muncul di otak saya adalah Fantastic 4, X-men, The Avenger, dan kelompok aksi berkekuatan super lainnya. Tapi ternyata saya salah, tidak ada manusia super. Dan tidak banyak macam aksi.
Jika kalian pikir film ini adalah film aksi, kalian hanya mendapat nilai 30 dari 100. Lalu kemana 70 sisanya? Film ini adalah film drama. Ets, jangan berhenti membaca dulu, film ini memang termasuk film drama tapi tidak membosankan seperti yang kalian pikirkan. Ceritanya sebagian besar berfokus pada hubungan Joe, Alice, dan kedua ayah mereka yang tidak akur dengan ‘sesuatu’ sebagai latar. Sedikit mengingatkan saya pada cerita Let the Right One In (atau adaptasinya, Let Me In) dimana cerita berfokus pada hubungan Oscar dan Eli dengan vampire sebagai latar (bukan twilight lho ya).
Bukan J.J Abrams namanya kalau nggak bisa buat film keren, sudah terbukti dengan kerennya film MI:III dan Star Trek. Apalagi sekarang kerja sama Steven Spielberg. Film ini hanya memiliki adegan aksi yang bisa dihitung jari, tapi setiap ada dibungkus dengan efek visual yang heboh. Walaupun menurut saya tabrakan keretanya tidak masuk akal dan ada beberapa bagian cerita yang bolong (tidak jelas) seperti kenapa kereta itu melewati kota Lillian dan banyak lainnya. Eh tapi adegan dramanya juga tidak kalah emosional, saya suka adegan terakhir ketika Joe dan ayahnya berpelukan. Touchy. Pasti ini ada pengaruh dari musiknya Michael Giacchino, komposer jahat yang bikin saya nangis nonton film Up.
Ada tiga hal yang lucu di film ini. Lucu pertama, entah kenapa film ini menyinggung sedikit tentang production value, yang sering disebut Charles ketika syuting. Apakah ini sedikit humor dari Abrams buat si produser? Boleh jadi. Lucu kedua, film zombie produksi anak-anak itu juga ada di bagian kredit akhir. Jadi jangan buru-buru pipis sehabis menonton film nya, kalian harus tahan kebeletnya sebentar. Lucu yang terakhir, dari awal sampai akhir film saya masih tidak tahu apa yang dimaksud dengan super 8.
Hampir keseluruhan dari film ini emang asik buat diikuti dan ditonton. Sayang bagian endingnya menurut saya kurang heboh, sedikit mematahkan hati saya. Tapi itu bukan berarti saya tidak merekomendasikan kalian menonton film ini. Film ini mungkin bukan film superhero seperti yang saya impikan, tapi film ini memiliki kekuatan super yang bisa membuat jantung berdebar walaupun tidak semenarik star trek.


Film yang sangat layak untuk ditonton
super 8 itu sebenarnya adalah kamera yang digunakan oleh anak-anak tersebut dalam membuat film tentang Zombie..
iya saya baru juga baru tahu itu akhir2 ini
kayaknya saya kurang cari informasi :p
istimewa…