Rango (2011)

Sutradara: Gore Verbinski

Pengisi Suara: Johnny Depp (Rango), Isla Fisher (Beans), Ned Beatty (Mayor)

Tempat/waktu nonton: Film unduhan/ Mei

RRRRRRANGO!!! Sebagai penggemar akting Johnny Depp, film ini langsung saya nantikan dari pertama kali muncul di slashfilm. Penantian yang tak kunjung henti akhirnya berhenti pada saat bioskop Indonesia tidak lagi mempertontonkan film-film Hollywood. Karena terlanjur sakit hati, saya pun mencarinya di internet.

Film ini bercerita tentang seekor bunglon peliharaan yang jatuh dari mobil pemiliknya. Tidak tanggung-tanggung, ia jatuh di gurun pasir antah berantah. Dia berjalan dan terus berjalan, sampai akhirnya menemukan kota bergaya koboi, bernama Dirt. Disana ia mengaku sebagai jagoan dari barat bernama Rango. Terjebak dalam tipuannya sendiri, warga Dirt malah menunjuknya sebagai sheriff yang salah satu tugasnya adalah mencari air dalam mengatasi kekeringan.

Gore Verbinski adalah sutradara dari Pirates of Caribbean dan The Ring. Film-filmnya yang dibuatnya bukanlah film anak-anak (dibawah 12 tahun), termasuk Rango. Walaupun dikemas dalam animasi yang keren, tokoh-tokoh binatang yang aneh, aura gelap dan cerita serius di film ini mungkin akan membosankan bagi anak-anak. Berbeda dengan film animasi yang belum lama ini saya tonton, Rio. Cerita di film Rio lebih ringan dan menyenangkan, ditambah warna-warna cerah dan nyanyian-tarian yang akan membuat anak lebih ceria. Kalau cerita film animasi dikategorikan, film ini mungkin masuk satu kategori bersama dengan film Fantastic Mr. Fox.

Tokoh-tokoh binatang di film Ranggo yang agak errr..aneh

Cerita di film ini dinarasikan oleh seorang burung hantu, yang juga mengiringi musik bersama 3 burung hantu lainnya. Hal ini merupakan salah satu yang membuat film ini menarik, karena selain burung hantunya yang lucu, musik-musik pengiringnya juga fantastis. Tentu saja fantastis, karena ternyata music director-nya adalah Hans Zimmer, sang jenius dibalik Inception. Musik pengiring atau scoring adalah salah satu hal penting yang mendukung pencapaian aura menonton, yang bisa membuat anda merinding, ketakutan, bahkan menangis. Dan ketika hal itu dilakukan oleh Hans Zimmer, semua yang tidak mungkin menjadi mungkin!

Overall, film ini sangat menarik untuk ditonton. Animasinya keren dan halus, ceritanya bagus, musik pengiringnya fantastis, kurang apa lagi? Mungkin kurang bisa ditonton karena tidak masuk ke bioskop di Indonesia kali ya…

Mengintip “KOOCHIE KOOCHIE HOTA HAI”

Familiar dengan judul nya? Tentu saja! Siapa sih yang tidak pernah mendengar Kuch Kuch Hota Hai? Siapa sih yang tidak tahu Sharukh Khan? Kuch Kuch Hota Hai adalah film India terfenomenal dan tergaul pada jamannya. Tapi ada yang aneh dengan judul post gue kali ini, kenapa Koochie Koochie bukan Kuch Kuch?

Koochie Koochie Hota Hai adalah film re-make dari Kuch Kuch Hota Hai dalam bentuk animasi. Apa? Animasi? Ups, jangan kaget dulu, kalian belum membaca tulisan selanjutnya. Film animasi Koochie Koochie Hota Hai akan diperankan oleh anjing, kucing, dan hewan-hewan ternak lain. Hmm, agak aneh sih kalo membayangkan anjing, kucing, atau ayam menari-nari dibelakang pohon..

Film Kuch Kuch Hota Hai sendiri bercerita tentang Rahul (Sharukh Khan) dan Anjali (Kajol) yang bersahabat semenjak kuliah. Anjali menyintai Rahul, namun telat karena Rahul telah jatuh cinta terhadap Tina (Rani Mukherji). Rahul dan Tina yang kemudian menikah dan mempunyai seorang anak yang dinamai Anjali. Tina yang akhirnya meninggal karena komplikasi pada saat melahirkan menulis surat untuk anaknya dengan maksud mempertemukan Rahul dan Anjali lagi.

Keseluruhan jalan ceritanya kurang lebih akan sama dengan film terdahulunya. Karan Johar, penulis dan sutradara Kuch Kuch Hota Hai yang sekarang berperan sebagai produser Koochie Koochie Hota Hai, ingin merayakan 12 tahun releasenya Kuch Kuch Hota Hai. Oleh karena itu, pengisi suara dari film animasi ini pun adalah aktor-aktor terdahulunya seperti SRK, Kajol, Rani Mukherji, dkk. Film ini sendiri bakal release sekitar summer 2010. Trailernya udah keluar, bisa disaksikan disini: http://www.youtube.com/watch?v=J7jGWFiMHKs

Film Kuch Kuch Hota Hai sendiri adalah film box-office yang meraup lebih dari 10 juta dollar US di India sendiri (pada tahun releasenya, 1998). KKHH juga telah memenangi puluhan kategori dari beberapa award seperti National Film Award, Filmfare Awards, Zee Cine Awards, Star screen Awards,  dan Bollywood Movie Awards. Kategori yang dimenangkannya pun (Best Film, Best Director, Best Actor, Best Actress, Best Screenplay dll) membuat film ini seharusnya tetap bagus jika dire-make dalam bentuk apapun juga.

Sebagai penggemar film Kuch Kuch Hota Hai, gue sangat senang karena film ini dibuat re-make nya dengan versi yang lebih lucu. Gue sangat menunggu film ini keluar. Saran buat kalian yang ingin menyaksikan film ini juga, jangan dibandingkan kualitas visual (animasi) India dengan animasi Hollywood (Pixar, Dreamworks, etc) karena mungkin akan kalah jauh. Lihatlah film ini dari segi cerita dan fun-nya. Jadi, Selamat Menunggu Filmnya!

Cloudy with a chance of meatball (2009)

Cloudy with a chance of meatball.

Awalnya gue menaruh film ini dibawah ekspektasi, gue fikir ini cuma film animasi biasa atau mungkin sejelek G-Force (asal men-judge tanpa membaca sinopsis maupun review film ini sama sekali : negative thinking, bad girl bad). Lagipula apa itu arti dari “Cloudy with a chance of meatballs”? Seperti sebuah judul asal tentang bakso (meatball). Tapi setelah gue tau artinya adalah cuaca berawan dengan kemungkinan hujan bakso, timbul sedikit ketakjuban dan keinginan untuk menonton film ini. Terlebih lagi ini film animasi, apapun yang terjadi pasti menghibur.

Film ini bercerita tentang seorang penemu aneh yang selalu gagal, Flint Lockwood (suara Bill Hader), yang menemukan sebuah mesin yang dapat mengubah air menjadi makanan. Hal itu didasari karena kebosanannya dengan sarden, yang merupakan mata pencaharian sekaligus bahan makanan utama kota tempat tinggalnya. Suatu hari ia menyalakan mesin itu di tengah kota, lalu karena ‘kecelakaan’ mesin itu malah terbang ke langit lalu menghisap seluruh awan dan mengubahnya menjadi hujan makanan.

Sam Sparks (suara Anna Faris) adalah seorang reporter baru yang tadinya ditugaskan untuk meliput re-opening kota sarden. Namun, saking takjubnya dia dengan mesin hasil karya Flint ini, dia malah meliput Flint dan hujan makanannya. Hal ini dimanfaatkan oleh Mayor Shelbourne (suara Bruce Campbell) yang egois dan hanya memikirkan keuntungan yang didapat bila hujan makanan ini dijadikan objek pariwisata. Flint dengan mudahnya dimanfaatkan olah Sang Mayor untuk menjadikan hujan all you can eat. Sampai pada suatu ketika, mesin itu sudah mencapai titik bahaya yang menyebabkan makanan-makanan itu bermutasi dan berubah menjadi monster..

Setelah ditonton, ternyata film ini sangat sangat sangatlah bagus, sangat sangat sangatlah menghibur, dan sama sekali bertentangan dengan ekspektasi awal gue. Film ini berfokus ke hujan makanan yang terlihat sangat enak yang mampu membuat penontonnya takjub sekaligus iri dengan adanya hujan makanan ini. Karakter-karakter di film ini sungguh ‘kuat’ plus didukung dengan dialog-dialognya brilian dan lucu, membuat film ini semakin menarik dan membuat ketawa setiap detik. Tone warna di film ini pun sungguh indah, dapat membuat mata tidak berkedip.

Overall, tidak ada yang bisa dicela dari film berbasis buku anak-anak karangan Judi Barett ini. Namanya juga film animasi, semua bisa terjadi, tidak ada yang tidak logis dan semacamnya. Setelah menonton film ini pun, dijamin nafsu makan naik 2 sampai 3 kali lipat. Film ini termasuk dalam film wajib tonton untuk liburan, sebenarnya lebih wajib lagi untuk ditonton di biskop 3D. Anyway, selamat menonton!

My personal rate: 8.5/10