Soldier’s girl (2003/TV movie)

“She was the only man he ever loved.”

Film ini bercerita tentang Barry Winchell (Troy Garity), seorang prajurit muda yang bertemu dan jatuh cinta dengan Calpernia Addams (Lee Pace), seorang transgender yang bekerja sebagai performer di klub gay. Hubungan mereka menemui banyak halangan, terlebih dari kompani angkatan bersenjatanya. Dan akhir hubungan mereka pun sangat tragis, dimana Barry akhirnya dibunuh oleh salah satu temannya yang homophobic.

Sebagai penonton, memang pada awalnya akan terasa aneh untuk menerima sebuah kisah cinta sesama jenis yang adalah poin utama dari film ini. Apalagi ini adalah film drama dimana seharusnya penonton mendapatkan feel dari cerita yang diangkat. Tapi jika mengesampingkan itu semua, cerita cinta yang diangkat pada film ini sangatlah menarik dan indah. Mungkin hanya sebagian orang yang berpendapat sama, tapi kita harus tetap berfikiran terbuka dan mencoba menerima suatu hal yang diluar logika.

Cerita film ini begitu indah, walaupun mengalir dengan alur cepat tetapi tetap tidak kehilangan poinnya. Apa daya, film ini adalah sebuah kisah nyata yang manis dan tragis, sangat ideal untuk sebuah film drama, dan mungkin terlalu baik untuk sebuah film televisi. Walaupun kisah nyata adalah kekuatan magis dalam sebuah film drama, screenplay dan pengembangan karakter pemain di film ini tetap terlihat cukup menyihir. Salut untuk Frank Pierson dan Ron Nyswaner, sutradara dan penulis naskah di film ini.

Selain didukung oleh kisah nyata yang indah, film ini juga didukung oleh kemampuan akting para pemainnya yang memukau. Gue sangat memuji aktingnya Lee Pace, karena selain harus beradegan ranjang dengan sesama jenis, dia juga harus menjiwai perannya dalam menjadi transgender dan bertingkah laku sefeminin mungkin. Sepuluh jempol untuk Lee Pace yang hasil akting dan pengorbanannya seimbang karena telah dinominasikan dalam Golden Globe award 2003 untuk kategori best performance by an Actor in a supporting role untuk film televisi.

Overall, film ini cukup direkomendasikan bagi orang-orang yang ingin melihat sisi lain dari manusia dan cinta. Menerima seseorang apa adanya, baik dalam hal cinta dan manusiawi, tidak semudah yang sering dibicarakan. Hal ini bisa dimulai terlebih dahulu dengan menonton film, yang adalah bahasa universal untuk semua kalangan. Anyway, Selamat Menonton!

My Personal Rate: 7.5/10

Advertisements